Sungguh luar biasa Allah, telah memberikan aturan yang begitu indah bagi kaum wanita dan apabila kita cermati maka aturan tersebut justru akan semakin meningkatkan derajat wanita. Aturan itu adalah bagaimana wanita harus menutupi auratnya. Sungguh saat ini sangatlah sulit bagi kita untuk menemukan seorang wanita yang begitu gigih mempertahankan kehormatannya dengan sealu menjaga auratnya.
Ayat diatas telah dengan jelas memberikan gambaran kepada kaum wanita untuk senantiasa menjaga auratnya. Kemudian bagian mana yang boleh diperlihatkan? Kalau itu Rasulullah telah menjelaskannya :
“Jika anak perempuan telah cukup umurnya, maka dia tidak boleh dilihat oleh mereka, kecuali muka dan kedua telapak tangannya hingga pergelangan. ”(H.R. Abu Daud).
“ Hendaklah mereka (perempuan) menjulurkan jilbab hingga menutup dada-dada mereka.”
Lalu! coba kita cermati kaum wanita saat ini. betapa banyak yang menggunkan penutup kepala ( ....mereka mengatakan jilbab, tapi...)..tetapi pakaian yang mereka pakai justru menyedihkan....
Enam kriteria jilbab menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah:
1. Menutup aurat seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan
2. Longgar tidak menampakkan bentuk tubuh
3. Tebal tidak transparan
4. Model tidak glamour
5. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
6. Tidak serupa dengan pakaian non-muslim
Wangi-wangian
“ Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina, dan tiap-tiap mata itu adalah zina.”
** KALAU BEGITU KEPADA SIAPA WANITA BOLEH MEMPERLIHATKAN AURATNYA?..
“Dan janganlah memperlihatkan perhiasan mereka kecuali kepada suami-suami mereka, atau bapak-bapak mereka, atau bapak-bapak mertua mereka, atau anak-anak lelaki mereka, atau anak-anak lelaki suami mereka (anak tiri), atau saudara-saudara lelaki mereka, atau anak-anak saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita (rekan-rekan sejawat atau yang berkhidmat) dengan mereka, atau hamba sahaya mereka, atau orang-orang lelaki yang menjadi pengikut mereka yang tidak mempunyai syahwat (nafsu) kepada perempuan, atau anak-anak yang belum timbul birahinya apabila melihat aurat perempaun.” ( An-Nur:31 )
Jika kita cermati di dalam Al-Quran, beberapa kali Allah menyebut aurat wanita sebagai perhiasan. Perhiasan adalah sesuatu yang indah. Dan Allahlah yang telah menciptakan keindahan wanita itu melekat padanya. Apakah kalian (kaum wanita) tidak mau bersyukur atas kelebihan yang diberikan Allah kepada kalian? Apakah kalian tidak mau menjaga perhiasan yang diberikan oleh Allah?
Jilbab bukanlah berarti merendahkan martabat wanita, melainkan meninggikannya serta melindungi kesopanan dan kesuciannya.
MARI BERUBAH MENJADI LEBIH BAIK !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar